Alkisah tentang seorang pelayan wanita yang jatuh cinta pada anak seorang juragan tanah di negri antah berantah,
cinta itu tak pernah bertepuk sebelah tangan,bahkan pria itu lebih dulu mencintai gadis itu,sang pria adalah orang yan baik hati,dermawan dan tampan,dia selalu menolong orang yang kesusahan,semampu yang dia bisa,hati gadis itu pun semakin terpikat karna keindahan hati pemuda itu,dia tak pernah sombong walau dia adalah pewaris utama hampir seluruh kekayaan orangtua nya,bahkan dia sudah memiliki bisnis sendiri sejak muda.
Pemuda itu juga sangat mencintai gadis pelayan itu,tanpa pernah berfikir siapa gadis itu,dari mana asal nya,atau latar belakang nya,dia sangat mengagumi keceriaan gadis itu,gadis yang tegar,selalu berusaha tersenyum di depan orang lain,tak peduli seberapa berat beban yang bergelanyut di hati nya,gadis itu bukan lah gadis yang memiliki kecantikan luar biasa,dia hanya terlihat sedikit manis,tapi dia tetap mempesona bagi pemuda itu,begitu besar cinta nya pada gadis miskin itu sehingga dia selalu ingin membahagiakan gadis itu,dia selalu ingin mempberikan apa yang belum pernah di miliki gadis itu,mengajak nya kemana pun yang di inginkan oleh kekasihnya,dan selalu berusaha mewujudkan impian impian gadis itu sekali pun gadis itu tak pernah meminta apa pun padanya,bahkan sering sekali menolak pemberiannya
pemuda itu melihat sesuatu dalam diri gadis itu yang tak di lihat oleh orang lain,sesuatu itu juga yang tak di miliki gadis lain yang juga memuja nya,sesuatu yang takkan pernah bisa di ungkapkan oleh kata,hanya di rasakan oleh hati
Mereka berdua saling jatuh cinta,hampir setiap mereka bertemu setelah matahari terbenam,menikmati makan malam berdua,menikmati suasana kota kecil mereka di terangi bintang bintang,atau berlindung dari rintik hujan,semua terasa begitu indah,setiap hari mereka rajut berdua dengan benang benang asmara,semakin hari mereka jatuh cinta semakin dalam,mereka lupa bahwa mereka tak hidup berdua,sang pemuda tak pernah berfikir bahwa si gadis berasal dari negri sebrang yang sangat tidak di sukai orang tua nya,dan itu akan menjadi hambatan bagi mereka
Hari demi hari berlalu,tahun demi tahun berganti,mereka mulai menyadari bahwa hidup harus berlanjut,tak cukup hanya dengan yang mereka punya saat ini,usia mereka bertambah semakin dewasa,dan mereka sudah sangat cukup matang untuk berumah tangga,tapi sang pria tak pernah punya keberanian memperkenal kan gadis nya pada orang tua nya,dia sangat menyayangi orang tua nya hingga sangat takut kalau gadis pilihannya akan mengahncurkan hati mereka,pemuda itu juga terlalu pengecut untuk mendatangi orang tua gadis itu untuk melamarnya,karna dia tau pasti keluarga gadis itu juga tak pernah menyukainya,tapi untuk melepas gadis itu..sungguh dia tak sanggup.
hatinya berperang dengan hasrat nya,dia tak ingin kehilangan apa siapa pun,dia tak ingin orang tuanya kecewa,tapi dia tak sanggup kehilangan gadisnya,dia sudah memberikan semua yang dia punya untuk gadis itu,seluruh ruang di hatinya,seluruh cintanya,hanya untuk gadis itu...dia sangat menderita dalam hatinya
Tak jauh berbeda dengan sang pria,gadis itu juga punya hati yang hampir sama,keinginan ibunya agar dia menikah dari pria yang berasal dari kaum mereka tak sanggup di tepisnya,dia sangat menyayangi ibu nya,dia tak ingin ibunya kecewa,walau hatinya sangat menginginkan pemuda itu lah yang jadi pendamping hidup nya...dia tak sanggup mengatakannya pada ibunya,dia memutuskan diam,dan berjanji untuk mencari pria yang di inginkan oleh ibunya untuk menjadi suaminya,hatinya juga sangat sakit,dia berperang dengan nurani nya,tak tau harus berbuat apa,dia mencoba mempertanyakan kelanjutan hubungan mereka pada kekasihnya,dia sangat ingin mempertegas semuanya,dia nyaris tak sanggup lagi menutupi hubungannya dari keluarganya,tapi sang pria tak kunjung memberi jawaban,dia bingung..hatinya sangat galau,dia menginginkan pria itu,sangat menginginkannya,dia tak sanggup membayangkan jika dia harus menikah dengan pria lain,tapi dia tak mungin memaksa,pria itu tak punya keberanian menceritakan tentang gadis itu pada orang tuanya.
Sudah 6 tahun berlalu,sang gadis mulai merasa lelah menyembunyikan perasaannya dan menunda nunda keinginan ibunya,selama 6 tahun sang gadis selalu mengaharap kan pria itu dengan gagah berani mengahadap orang tuanya untuk melamarnya,tapi itu tak kunjung terjadi,pria itu selalu diam setiap kali dia menanyakan kesungguhannya,walau pria itu tak pernah mengurangi rasa sayang nya pada gadis itu,sang gadis mulai meragukan hati sang pria,dia merasa berharap terlalu banyak,dia mulai takut hatinya hancur,dia tak ingin hidupnya berantakan,tapi sang pria tetap memperlakukannya dengan sangat baik,menatap nya dengan penuh cinta,memberikan kebahagiaan dalam hatinya setiap hari
Kebingungan meliputi hatinya,dia tak ingin kehilangan pria itu,tapi dia juga tak ingin di gantung selama itu dan dia juga merasa tak kan sanggup menerima kehadiran pria lain dalam hidupnya...
Sang gadis merasa kekasihnya mulai tertekan dengan keadaan,dia merasa sangat kasihan dengannya,dia tak ingin kekasihnya menderita karna tak sanggup untuk memilih antara dia dan keluarganya,dia tak kan lagi memaksa pria itu untuk memilihnya...keluarga akan tetap jadi yang terutama,gadis itu merasa tak kan adil jika sang pria harus kehilangan keluarganya hanya untuknya,pria itu sangat baik,dia berhak untuk bahagia,walau mungkin dengan orang lain
Akhirnya sang gadis memutuskan untuk pergi selamanya dari kehidupan sang pria,dia meninggalkan kota itu,tapi tak juga kembali ke negrinya,karna dia tau kekasih nya akan mencarinya kesana,dia ingin kekasihnya bahagia,maka dia harus benar benar menghilang dari pantauan kekasihnya,ke negri yang tak pernah di datanginya sebelumnya,lagi pula dia tak kan pernah sanggup tinggal di kota itu lagi,karna setiap sudut kota itu hanya akan megingat kan semua kenangan mereka,itu akan sangat menyakitkan,pikirnya
Ditengah malam dia pergi meninggal kan kota itu,dan semua kenangan mereka akan dia simpan jauh dalam hati,dia bahkan tak sanggup mengucapkan kata kata perpisahan pada pria itu,dia hanya meninggalkan beberapa isyarat yang tak di mengerti pemuda itu beberapa hari sebelum kepergiannya,dan permintaan maaf yang membingungkan...dan hanya secarik kertas sebagai kata terakhir untuk kekasih nya.
Terimakasih karna telah menjadi pengganti bintang malam ku yang pernah hilang
Terima kasih untuk cinta yang nyaris sempurna yang pernah kau berikan,
tentang malam malam indah yang kau ciptakan,
tentang kelopak bunga yang tak pernah habis harumnya yang kau berikan,
tentang pelangi yang pernah kau hadiahkan untuk usir mendung hati ku
Terima kasih....
Untuk semua rasa yang begitu indah
untuk membuat hari hari ku sempurna
untuk setiap senyum yang kau letakkan di bibir q
Terima kasih....
Bahagia mu adalah bahagia ku,maka berbahagialah
Senyum mu adalah senyum ku,maka tersenyum lah
Aku sudah pesan kan agar matahari tetap bersinar di setiap pagi mu
dan sudah kutitipkan pada rembulan,untuk berikan bintang indah hiasi malam mu
Aku ada di setiap senyum mu...
maka tersenyum lah jika kau merindukan ku
dan setiap tetes air matamu,akan menghapus bayangku
jadi jangan menangis jika kau menyayangi ku...
Maaf karna tidak bisa menjadi yang terbaik bagi mu....
Note : telah ku pesan kan seorang gadis pada Tuhan,untuk menggantikan ku di hati mu,gadis yang baik yang sesuai dengan keinginan mu dan orang tua mu,tersenyumlah padanya jika dia datang....
luph u always...